POLDA KALBAR GELAR APEL PASUKAN OPERASI PATUH KAPUAS TAHUN 2022

By Admin Bid TIK  Senin, 13 Juni 2022 12:05:38 WIB - dibaca 351 kali

Kepolisian Daerah Kalimantan Barat menggelar Apel Pasukan Operasi Patuh Kapuas 2022 pada hari Senin tanggal 13 Juni 2022 di halaman Jananuraga Polda Kalbar. Operasi Patuh Kapuas 2022 direncanakan akan dilaksanakan selama 14 hari, yakni mulai tanggal 13 s.d. 26 Juni 2022.

Apel gelar pasukan dipimpin langsung oleh Kapolda Kalbar Irjen Pol Drs. Suryanbodo Asmoro, M.M. dan diikuti oleh peserta apel diantaranya Pejabat Utama Polda Kalbar, Personel Polda Kalbar, Polisi Militer, Satpol PP, Jasa Raharja dan Dinas Perhubungan Kota Pontianak.

Operasi Patuh ini dikatakan Kapolda akan digelar diseluruh Polres jajaran Polda Kalbar dengan melibatkan 572 orang, tidak hanya kepolisian, namun operasi patuh ini juga melibatkan unsur TNI, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja serta Satpol PP. "Intinya operasi ini kita gelar untuk masyarakat menjadi tertib kemudian mengurangi pelanggaran lalu lintas, kecelakaan lalu lintas,"ujarnya.

Dalam amanatnya Kapolda Kalbar mengatakan dilaksanakan Operasi Patuh Kapuas 2022 ini adalah dalam rangka menciptakan kondisi kamseltibcar jelang peringatan Hari Bhayangkara Tahun 2022 di masa pandemi covid – 19 serta untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel dan sarana pendukung lainnya sehingga kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal dan dapat berhasil sesuai dengan tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan.

“Adapun tujuan diadakannya operasi ini adalah untuk menurunkan angka pelanggaran, kecelakaan lalu lintas, fatalitas serta meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas,” ujar Kapolda Kalbar.

Sasaran operasi patuh Kapuas tahun 2022 ini yaitu meliputi segala potensi gangguan, ambang gangguan dan gangguan nyata yang berpotensi menyebabkan kemacetan dan pelanggaran lalu lintas baik sebelum, pada saat maupun pasca operasi patuh Kapuas tahun 2022.

 

Irjenpol Suryanbodo Asmoro berpesan kepada seluruh masyarakat untuk senantiasa melengkapi atribut keselamatan dalam berkendara serta surat-surat dalam berkendara. Kepada masyarakat, ia berpesan bahwa jalan raya bukanlah milik pribadi, namun milik umum, oleh sebab itu dalam berkendara wajib mengutamakan keselamatan bersama dengan mengikuti aturan berlalu lintas.

''Sanksi pelanggaran yang utama pada operasi Patuh ini yakni edukasi, peringatan, dicatat, didokumentasikan, tujuannnya itu, terkecuali pengendara itu melakukan tindakan yang sangat berbahaya, seperti menerobos lampu lalu lintas dengan kecepatan tinggi, membahayakan pengguna jalan lainnya, itu akan dilakukan tindakan,''jelasnya.

Semoga dengan dilaksanakannya Operasi Patuh Kapuas tahun 2022 ini dapat meningkatkan keamanan, keselamatan dan ketertiban di jalan raya yang tentunya semua ini tidak terlepas juga peran serta seluruh warga masyarakat pengguna jalan untuk tetap taat dengan aturan berkendaraan di Jalan Raya.

'